11 September 2017
Mengapa Bayi Perlu Mendapatkan Imunisasi Hepatitis B?
Shares

Imunisasi merupakan salah satu bentuk pencegahan dini terhadap berbagai penyakit yang bisa mengancam kesehatan buah hati, salah satunya adalah hepatitis B. Yuk, kenali hepatitis B dan imunisasinya lebih lanjut, Moms!

Apa itu hepatitis B?

Hepatitis B merupakan penyakit yang menyerang organ hati serta menyebabkan infeksi. Hal ini disebabkan oleh virus yang menyebar melalui darah dan cairan dalam tubuh. Jika dibiarkan, maka dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ hati, seperti sirosis atau pengerutan hati. Untuk mencegahnya, sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, mewajibkan adanya imunisasi hepatitis B.

Kapan diberikan imunisasi hepatitis B?

Idealnya, imunisasi hepatitis B dilakukan sebanyak 3 kali, dan imunisasi pertama diberikan sedini mungkin, maksimal 12 jam setelah bayi lahir. Selang waktu 4 minggu setelah imunisasi pertama, dianjurkan untuk melakukan imunisasi kedua. Setelah itu, imunisasi ke-3 hepatitis B ini dapat diberikan dengan jangka waktu minimal 2 bulan atau paling baik 5 bulan sejak imunisasi ke-2.

Namun jika Moms mengidap VHb, maka bayi juga dianjurkan untuk mendapatkan imunoglobulin antihepatitis B sebelum usianya mencapai 24 jam. Jika si kecil belum pernah mendapatkan imunisasi hepatitis B saat bayi, maka dapat langsung diberikan kapan pun saat mengunjungi fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan ini.

Adakah efek samping setelah imunisasi hepatitis B?

Setelah pemberian imunisasi hepatitis B, umumnya tidak ada efek samping yang terjadi. Tetapi, mungkin adanya nyeri yang muncul di daerah bekas suntikan (lengan atau paha) yang disertai pembengkakan dan demam ringan. Namun jangan cemas, Moms, reaksi ini akan hilang dalam waktu 2 hari saja.

Nah, sudah tahu, kan, informasi lengkap tentang imunisasi hepatitis B? Yuk, pastikan si kecil mendapatkan imunisasi sesuai jadwal agar ia tetap sehat!

Sumber:

http://posyandu.org/imunisasi-hepatitis-b.html

http://www.nhs.uk/conditions/Hepatitis-B/Pages/Introduction.aspx

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/melengkapi-mengejar-imunisasi-bagian-ii