11 September 2017
Jenis Vaksin untuk Lindungi Anak dari Penyakit Polio
Shares

Banyak sekali penyakit yang dapat mengancam kesehatan buah hati, salah satunya adalah polio. Penyakit yang disebabkan oleh virus polio biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Virus polio ini akan menyerang susunan saraf pusat dan dapat menimbulkan kelumpuhan, lho. Untuk mencegahnya, pemerintah mewajibkan anak-anak Indonesia agar mendapatkan imunisasi polio.

Di Indonesia, terdapat 2 jenis vaksin polio yang digunakan, yaitu IPV dan OPV. Yuk, ketahui lebih jauh tentang kedua jenis imunisasi polio ini!

IPV (Inactivated Polio Vaccine)

IPV atau yang merupakan singkatan dari inactivated polio vaccine ini dibuat dari virus polio yang telah dimatikan. Imunisasi ini diberikan dengan cara menyuntikkan vaksin ke tubuh anak dan mulai dicanangkan pada tahun 2016 untuk digunakan demi memerangi penyakit polio. Imunisasi IPV ini diberikan sebanyak satu kali pada usia 4 bulan.

OPV (Oral Polio Vaccine)

Berbeda dengan IPV, oral polio vaccine yang memiliki rasa manis ini diberikan dengan cara meneteskan vaksin melalui mulut sebanyak 2 tetes. Pemberian OPV yang terbuat dari virus polio yang dilemahkan ini dapat dilakukan sejak anak berusia 0-59 bulan dan diberikan secara berulang, Moms. Namun, jika anak sedang demam atau mengalami sakit yang cukup berat, sebaiknya tunda pemberian OPV hingga kesehatan pulih. OPV ini tetap dapat diberikan saat anak batuk pilek tanpa disertai demam.

Demi Indonesia bebas polio, pemerintah telah rutin melakukan PIN (Pekan Imunisasi Nasional) polio, Moms. Yuk, lindungi buah hati tersayang dengan memberikan imunisasi polio!

Sumber:

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/apa-yang-perlu-diketahui-orangtua-tentang-pekan-imunisasi-nasional-polio-2016

http://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/2704016/ipv-atau-opv

http://www.who.int/topics/poliomyelitis/en/