11 September 2017
Kenali Penyakit Japanese Encephalitis Lebih Jauh, Moms!
Shares

Japanese Encephalitis (JE) mungkin tidak banyak diketahui di Indonesia. Kasus penyakit ini pun masih jarang muncul dibandingkan dengan penyakit lain yang juga disebabkan oleh gigitan nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, atau kaki gajah. Jangan sampai menunggu terjangkit, ini yang perlu Momsketahui mengenai penyakit JE!

Gejala

Gejala yang biasa muncul adalah demam, sakit kepala, serta muntah-muntah. Juga dapat ditemukan gejala neurologis kognitif (berhubungan dengan syaraf) seperti lumpuh pada sebagian atau seluruh tubuh, hilang kemampuan merasa atau mengecap, kesulitan membaca atau menulis, kejang, dan susah berkonsentrasi. Rasa keletihan juga mungkin terjadi pada beberapa hari setelah terjangkit virus.

Dampak

Penyakit JE tidak bisa disepelekan karena 20%-30% kasus JE berakibat fatal, Moms! Meski setelah kondisi parah dari gejalanya mereda, 30%-50% penderita JE masih akan menunjukkan gejala-gejala gangguan neurologis kognitif tadi.

Pencegahan

Bagaimana pun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut ini cara pencegahan virus JE:

  • Gunakan losion atau obat anti nyamuk
  • Kenakan pakaian tertutup, khususnya pada malam hari dan ketika berada di luar rumah
  • Kalau memungkinkan, kurangi aktivitas di luar rumah pada saat sore hingga malam
  • Vaksinasi. Merupakan cara terbaik mencegah terpapar virus JE, sudah dapat dilakukan sejak bayi berusia 2 bulan hingga anak usia 16 tahun, diberikan dalam dua dosis yang berjarak 28 hari

Moms, sebagai ibu, tentunya harus ekstra waspada dengan penyakit-penyakit yang mungkin akan meyerang si Kecil. Apalagi jika tidak imunisasi, si Kecil bisa saja terjangkit penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Pastikan menjaga kesehatan si Kecil dengan baik, ya. Caranya adalah melakukan pencegahan seteliti mungkin dan ikuti langkah pencegahan, terutama pemberian vaksin, untuk menghindari si Kecil terjangkit virus JE.

Sumber:

http://www.klinikvaksinasi.com/4-hal-tentang-japanese-encephalitis-yang-perlu-anda-ketahui/

https://mediaimunisasi.com/2017/05/04/vaksin-atau-imunisasi-japanese-encephalitis/