26 March 2018
Perjalanan Tumbuh Kembang Balita Usia 25-36 Bulan
Shares

Setiap orang tua pasti ingin buah hatinya tumbuh dan berkembang menjadi anak yang pintar dan cerdas. Artikel ini sebagai informasi tumbuh kembang balita usia 25-36 bulan secara general. Maksudnya, segala tumbuh kembang anak usia 25-36 bulan, hal yang harus diperhatikan, dan peran Moms sebagai ibu akan dibahas di artikel ini. Tapi ingat ya, Moms, semua anak tumbuh berbeda-beda sesuai faktor lingkungan dan genetik. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir akan tumbuh kembang anak jika belum sesuai dengan informasi ini.

Tumbuh Kembang

Imajinasi anak pada usia ini sedang berkembang sekali, anak mulai bisa untuk diajak bermain peran seperti berpura-pura menjadi tokoh kartun atau hewan kesukaannya. Ketakutannya juga akan muncul kepada hal sekitar, misalnya menganggap pembersih debu seperti monster yang bisa menghisap, dan sebagainya.

Tutur bicaranya juga sudah semakin jelas sehingga orang di sekitarnya bisa memahami apa yang ia katakan. Untuk memanggil orang yang lebih tua dengan sebutan tante, om, kakak, dan sebagainya juga sudah dipahaminya. Wajarnya, anak usia 3 tahun sudah menguasai ratusan kata.

Dia juga sudah mulai bisa naik dan turun tangga sendiri, mengendarai sepeda roda tiga, membuka pintu atau kotak mainan. Ia juga sudah bisa menggambar lingkaran dan menyelesaikan puzzle simpel.

Moms juga sudah bisa melihat si anak mulai mengembangkan empati untuk orang lain, bahkan untuk mainan kesukaannya.

Peran Orang Tua

Sediakan kesempatan sebanyak mungkin untuk anak usia ini bermain dengan teman sebayanya. Bantu anak untuk melakukan berbagi mainan atau makanan, dan mengantre menunggu giliran main atau makan. Anak akan belajar untuk mengatasi masalah dan emosinya.

Ajari anak bermain sambil belajar, misalnya hitung jumlah anak tangga ketika naik atau turun tangga, mengenal warna, dan menyebutkan nama-nama anggota tubuh. Pastikan anak menghabiskan cukup waktu untuk bermain di luar ruangan untuk berlari bebas, melompat, bermain sepeda, dan eksplorasi.

Mulai ajari anak konsekuensi secara tenang dan konsisten. Moms juga harus memujinya ketika ia melakukan hal baik.

Pada usia ini, adalah usia tepat mengajari anak untuk tidur sendiri, juga latihan lepas dari popok.

Perhatikan Hal Ini!

Semua anak berkembang berbeda, tapi ada beberapa hal yang Moms harus perhatikan khusus untuk balita usia 25-36 bulan:

  • Terlewat cemas ditinggal oleh orang tua (separation anxiety)
  • Tidak berinteraksi dengan orang lain selain keluarga
  • Tidak bermain dengan anak lain
  • Menghindari kontak mata
  • Tidak bisa melempar bola atau melompat
  • Kesulitan menggambar atau corat-coret
  • Selalu menggunakan kurang dari tiga kata ketika berbicara
  • Tidak bisa menyelesaikan kalimat
  • Orang lain tidak mengerti apa yang ia bicarakan
  • Kehilangan kemampuan yang ia punyai sebelumnya

Perhatian! Login/Register terlebih dahulu untuk mengirim komentar

0 Komentar

Tidak ada komentar untuk artikel ini.